Category Archives: Tokoh

Tokoh FMIPA

08Nov/18

Prof Helmut: Indonesia adalah negara megabiodiversitas, Manfaatkan untuk kemajuan IPTEK

“Indonesia merupakan negara dengan megabiodiversitas yang tinggi, sehingga potensi keanekaragaman hayati dapat dimanfaatkan untuk kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) ke masa yang akan datang, terutama dengan bantuan bidang Bioteknologi” jelas Prof. Dr. Helmut Erdmann dari Flensburg University of Applied Science, Germany dalam acara Guest Lecture dengan tema “Biology and Biotechnology: Their Perspective Now and The Future” di Ruang Kuliah Umum Jurusan Biologi Fakultas MIPA Universitas Jember Kamis, 8 Nopember 2018. “Peranan bidang biologi khususnya bioteknologi di dunia kerja dewasa ini sangatlah penting, salah satunya tentang penerapan teknologi enzim dalam proses produksi untuk menghasilkan barang dan jasa” lanjut Professor yang akrab dengan suasana Universitas Jember. Acara ini diselenggarakan atas kerjasama Universitas Jember dan DAAD Hochschule Flensburg Germany untuk memberikan pandangan kepada mahasiswa Jurusan Biologi FMIPA khususnya mahasiswa baru tentang karir di masa depan. Seperti diketahui saat ini, perkembangan bioteknologi tidak hanya didasari pada biologi semata, tetapi juga pada ilmu-ilmu terapan dan murni lain, seperti biokimia, komputer, biologi molekular, mikrobiologi, genetika, kimia, matematika, dan lain sebagainya. Continue reading

17Sep/18

Kuli penambang kapur itu kini kandidat Doktor di Korea

Lilik Duwi Wahyudi lahir dari keluarga sederhana dipinggiran Kota Tuban. Lilik dibesarkan dalam kerasnya kehidupan buruh penggarap lahan Perhutani. Orang tuanya hanya mampu menyekolahkan sampai SMP. Untuk melanjutkan SMA Lilik harus mencari biaya sendiri. Keadaan ini tidak menjatuhkan Lilik yang pantang putus asa. “Saya berkeinginan untuk merubah nasib, kemiskinan menjadi motivasi yang besar untuk tidak diwariskan. Melalui kerja keras akan saya jadikan modal utama untuk menggapai mimpi” ungkapnya. Lilik harus bekerja untuk membantu orang tua. Bukan pekerjaan keren seperti anak-anak kota, tidak ada peluang seperti itu di kota kecil. Yang ada adalah pekerjaan sebagai penambang batu kapur, jadi kuli yang mengandalkan otot dan dijemur terik matahari. “Seakan mudah dan ringan diucapkan, bisa pingsan kalau dijalani” kenangnya. Pekerjaan ini sudah dijalani Lilik sejak SMP, bocah kecil kurus hitam terjemur matahari, tapi berniat besar dan semangat sekuat kawat. Keterbatasan dan keharusan kerja membuat Lilik tidak bisa sekolah di SMA favorit, tapi di SMA kecil yang masih numpang di bangunan SMP swasta. Lulus SMA, Lilik dihadapkan pada keputusan terbesar dalam hidupnya. Prestasi sekolahnya biasa saja, kondisi keluarga juga mengharapkan dia segera bekerja untuk membantu ekonomi orang tua. Continue reading

10Sep/18

Mahardika, Ph.D. dari NTU Singapore : Deep Learning untuk Jaringan Saraf Tiruan

“Perkembangan kecerdasan buatan atau biasa dikenal sebagai Artificial Intelegence menjadi isu terhangat yang terus dibicarakan pada akhir ini, pun tak terlepas pula dari pembicaraan tentang Machine Learning” papar Mahardika Pratama, Ph.D. Professor (Assistant) dari Nanyang Technological University Singapore di awal Kuliah Tamu dan Diskusi Terbatas Modern Statistical Data Mining “Autonomous Deep Learning: Learning from Data Streams” di Ruang Multimedia Jurusan Matematika Fakultas MIPA Universitas Jember (Sabtu-Minggu, 8-9 September 2018). Dan Machine Learning sering menerapkan algoritma kecerdasan buatan atau umumnya disebut Neural Network atau jaringan saraf tiruan. “Permasalahan yang dihadapi ketika menggunakan algoritma jaringan saraf tiruan adalah pada tingkat akurasi, setting parameter, dan pre-processing data sehingga kemudian muncul konsep Deep Learning” lanjutnya. Alumnus ITS Surabaya tahun 2010 itu juga menjelaskan dalam Deep Learning , pre-processing data menjadi satu kesatuan dengan arsitektur jaringan saraf, sesuai namanya “deep”, layer yang digunakan sangat banyak sehingga membutuhkan akurasi yang semakin tinggi. Continue reading

02Agu/18

Dosen dan Mahasiswa FMIPA UNEJ kunjungi Hiroshima Jepang

Jurusan Biologi dan Kimia FMIPA Universitas Jember memperoleh undangan dari Professor Hiroshima University yaitu Professor Manabu Abe dari Department Of Chemistry dan Prof. Kunifumi Tagawa dari Department Of Biology untuk mengikuti kegiatan Japan-Asia Youth Exchange Program in Science (Sakura Exchange Program in Science) yang diselenggarakan oleh Japan Science and Technology dengan Hiroshima University sebagai host-nya. Kegiatan tersebut akan berlangsung pada tanggal 1 hingga 8 Agustus 2018 di Graduate School of Science, Hiroshima University. Drs. Sujito, Ph.D. (Dekan FMIPA) dan Drs. Ach. Syaifullah, M.Sc,. Ph.D. (Wakil Dekan I) memberikan apresiasi dan motivasi kepada peserta yang akan ke Hiroshima University. “Jaga nama baik almamater Universitas Jember, gunakan kesempatan emas ini untuk menambah wawasan mengenai bangsa negara lain dan perdalam ilmu khususnya tentang research” ungkap Pak Jito dalam acara pelepasan peserta yang akan berangkat ke Hiroshima University Jepang di Ruang Pertemuan FMIPA (Selasa, 31 Juli 2018). Hal senada juga disampaikan Wadek I yang juga staf pengajar Jurusan Kimia agar peserta serius mengikuti berbagai kegiatan disana dari lecture hingga practical experience. Continue reading