Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Jember resmi membuka Program Studi Sarjana Sains Data untuk Tahun Akademik 2026/2027. Berdasar SK Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia No. 453/B/O/2026, kehadiran program studi baru ini menjadi langkah strategis FMIPA UNEJ menjawab kebutuhan di era pesatnya perkembangan transformasi digital, kecerdasan buatan, dan pengambilan keputusan berbasis data. Prof. Drs. Dafik, M.Sc., Ph.D. Dekan FMIPA UNEJ katakan pembukaan Prodi Sarjana Sains Data bukan sekadar penambahan program studi baru, tetapi komitmen FMIPA UNEJ menyiapkan generasi unggul yang mampu menjawab tantangan global.
“Dunia hari ini bergerak sangat cepat dengan data sebagai fondasi utama pengambilan keputusan. Karena itu, FMIPA UNEJ hadir melalui Prodi Sarjana Sains Data untuk menyiapkan talenta muda yang tidak hanya menguasai teori, tetapi juga mampu mengolah data menjadi solusi nyata bagi masyarakat dan industri,” ujarnya. Menurutnya, Prodi Sarjana Sains Data dirancang dengan kekuatan utama pada fondasi matematika, statistika, dan komputasi modern yang menjadi ciri khas keilmuan FMIPA. Kombinasi tersebut menjadi modal penting dalam membentuk lulusan yang mampu bekerja secara adaptif di era digital.
“Kami tidak hanya mengajarkan bagaimana membaca data, tetapi juga bagaimana memaknainya. Mahasiswa akan dibekali kemampuan analisis, machine learning, pemodelan matematika, hingga pengambilan keputusan berbasis data yang sangat dibutuhkan di berbagai sektor strategis,” jelasnya. Lebih lanjut, Prof. Dafik jelaskan prodi ini memiliki keunikan dibandingkan program serupa di tempat lain, yakni orientasinya yang terintegrasi dengan pengembangan pertanian industrial berkelanjutan. Pendekatan ini menjadi bentuk kontribusi nyata FMIPA UNEJ dalam mendukung potensi unggulan wilayah dan kebutuhan pembangunan nasional.
“UNEJ berada di kawasan dengan kekuatan besar pada sektor pertanian dan agroindustri. Karena itu, kami ingin sains data tidak berhenti di ruang teori, tetapi menjawab persoalan nyata di lapangan dari efisiensi produksi, analisis lingkungan, hingga penguatan rantai pasok agroindustri,” ungkapnya. Ia menambahkan, lulusan Prodi Sarjana Sains Data FMIPA UNEJ memiliki prospek yang sangat luas karena kebutuhan talenta data terus meningkat dari tahun ke tahun. Tidak hanya di sektor teknologi, tetapi juga di pemerintahan, industri, lingkungan, hingga sektor keuangan digital.
“Lulusan kami diproyeksikan dapat berkarier sebagai Data Scientist, Agroindustry Intelligence Analyst, Environmental Data Analyst, hingga Blockchain Data Analyst. Ini profesi masa depan yang sangat dibutuhkan dan memiliki ruang kontribusi besar,” tegasnya. Untuk mendukung proses pembelajaran, FMIPA UNEJ juga menyiapkan berbagai fasilitas penunjang seperti laboratorium komputer, ruang kuliah representatif, ruang internasional, hingga student meeting point yang mendukung ekosistem belajar kolaboratif dan inovatif.
“Kami ingin mahasiswa belajar di lingkungan yang sehat, modern, dan kolaboratif. Karena membangun talenta data tidak cukup hanya dengan kurikulum yang baik, tetapi juga harus ditopang ekosistem akademik yang kuat,” tambahnya. Melalui pembukaan Prodi Sains Data ini, FMIPA UNEJ optimistis dapat melahirkan generasi baru saintis data yang unggul, adaptif, dan mampu membawa perubahan. “Ini bukan hanya tentang membuka program studi baru. Ini tentang menyiapkan masa depan,” pungkas Dekan FMIPA UNEJ.
