“Alhamdulillah kita bisa silahturahami melalui halal bi halal usai bulan suci Ramadhan, semoga kita mendapat ampunan usai beribadah sebulan penuh dan dapat dipertemukan kembali dengan Ramadhan tahun depan,” awal tausiah Dekan FMIPA UNEJ Prof. Drs. Dafik, M.Sc., Ph.D. dalam acara Halal bi Halal Keluarga Besar FMIPA UNEJ (8/4). Bertempat di Masjid Baitul Ilmi FMIPA UNEJ, Dekan dalam tausiahnya menyinggung mengenai berdzikir dan berpikir. Setelah ditempa sebulan beribadah, kita lanjutkan istiqomah untuk berdzikir kepada Allah SWT. “Fitrah kita sebagai manusia untuk terus panjatkan doa sebagai ungkapan rasa syukur kita terhadap nikmat yang Allah berikan, diantaranya dengan berdzikir,” ujarnya.
Prof. Dafik yang mengatakan dengan berdzikir, kita akan selalu ingat dengan yang Maha Kuasa. Kemudian kita akan mendapatkan ketenangan hingga bisa beraktifitas di kampus lebih baik. “Masjid FMIPA kini semakin nyaman untuk beribadah, ditengah aktifitas di kampus kita bisa berdzikir dengan tenang di masjid,” lanjutnya. Yang juga tak kalah penting bergandengan dengan dzikir adalah berpikir. Menjadi kesatuan yang bisa menopang kehidupan kita guna menghadapi era sekarang dan esok. Halal bi Halal 1447 H dihadiri seluruh civitas akademika FMIPA UNEJ dan juga berkenan hadir para purna tugas baik dosen maupun tenaga kependidikan. Dan menjadi ajang temu kangen civitas dan para purna tugas.
“Berpikir di era sekarang dan mendatang sangatlah penting, guna menyikapi peran kita dalam kehidupan sehari-hari” ungkap Prof. Dafik. Seperti contoh maraknya perang yang diberitakan, jangan sampai kita tertinggal dengan teknologi yang mereka gunakan saat ini. Kita bisa dengan berpikir untuk mengikuti perkembangan jaman. Berkaca dari itu, berharap FMIPA terus maju memberikan kontribusi dengan salah satunya tiap tahun menambah jumlah profesor. “Alhamdulillah sejak menjabat Dekan, telah bertambah 5 professor baru di FMIPA dan kedepan terus bertambah dengan menerapkan berdizikir dan berpikir,” lanjutnya.
Demikian juga pendirian prodi-prodi baru yang akan mendorong kontribusi FMIPA pada Universitas Jember. Sains Data tinggal menunggu hasil akreditasi kementerian dan S3 akan diusahakan ada pada saat UNEJ meraih PTN-BH. Pada ujung tausiah, Prof. Dafik mengajak setelah ini untuk saling memaafkan meskipun telah bertemu. “Kita saling memaafkan dengan bersalaman, karena masih bulan Syawal, dan semoga dengan menjadi jiwa yang bersih akan menjadikan manusia yang fitra guna menyongsong esok yang lebih baik lagi,” pungkasnya. Acara ditutup dengan bersalaman, foto bersama dan santap makan siang bersama.




