Category Archives: Warta UNEJ

Push Warta UNEJ

28Nov/25

Mila Hidayatul Aula, Mahasiswa Magister Fisika FMIPA Ikuti [in]Visible Power Female Leadership Camp di Rusia

Mila Hidayatul Aula, mahasiswa Program Studi Magister Fisika FMIPA UNEJ bersama sepuluh peserta lain menerima beasiswa penuh. Setelah singkirkan lebih dari 220 pelamar dari 20 negara yang mendaftar program [in]Visible Power Female Leadership Camp selama 21-29 September 2025 dan berlangsung di Obninsk dan Moskow. Mila, bersama peserta dari 20 negara, mendapat kesempatan mempelajari kepemimpinan, komunikasi publik, serta strategi pengembangan karier di bidang sains dan teknologi. “Saya ingin mendorong kolaborasi riset internasional yang berfokus pada pemanfaatan energi nuklir secara aman dan berkelanjutan,” ungkap Mila.

Mila mengatakan kejujuran dan refleksi diri dalam esai motivasi adalah kunci keberhasilannya. “Panitia ingin tahu bukan apa yang sudah kita capai, tapi juga alasan di baliknya,” lanjutnya. Pada penelitian dan komunikasi ilmiah membantu menunjukkan bahwa peserta harus memiliki semangat untuk berperan aktif dan menginspirasi orang lain. Mila juga berkesempatan mempelajari kepemimpinan, komunikasi publik, serta strategi pengembangan karier di bidang sains dan teknologi. Wawasan global ini Mila yakini akan memberikan dampak besar bagi dunia riset di Indonesia umumnya dan khususnya almamater Universitas Jember. Mila mengajak perempuan untuk berani melangkah keluar dari zona nyaman demi memperluas wawasan global. Continue reading →

19Oct/25

Biologi FMIPA UNEJ Gelar The 6th ICOLIB 2025 dan Gandeng UPA PL2T UNEJ Helat Plant Biotechnology Symposium

Jurusan Biologi FMIPA Universitas Jember gelar The 6th International Confrerence on Life Sciences and Biotechnology (ICOLIB) 2025 secara hybird (17-18/10). ICOLIB adalah seminar internasional yang diagendakan setiap dua tahun sekali. ICOLIB pertama diadakan sejak tahun 2015, dan tahun 2025 ini adalah gelaran keenam. Mengambil tema “Synergizing Biodiversity, Biotechnology, and Global Resilience for a Sustainable Future“. Bertempat di Hall Natural Science and Food Technology (NSF) lantai 4 Gedung IsDB,  ICOLIB 2025 juga berselaras dengan agenda Plant Biotechnology Symposium oleh UPA Pengelolaan Limbah dan Laboratorium Terpadu (PL2T) UNEJ.

The 6th ICOLIB 2025 resmi dibuka oleh Prof. Drs. Slamin, M.Comp.Sc., Ph.D., Wakil Rektor Universitas Jember bidang Akademik secara daring. Warek I UNEJ ungkap tema yang diangkat pada ICOLIB 2025 sangat relevan dengan visi Universitas Jember, terutama dalam mendukung pertanian industri berkelanjutan. “Universitas Jember berkomitmen menjadi laboratorium hidup dalam bidang ilmu pertanian, biologi tropis, dan material berbasis hayati, serta menjunjung tinggi perpaduan antara riset global dan kearifan lokal”, ungkapnya. ICOLIB bukan hanya ajang presentasi, tetapi ruang kolaborasi, pertukaran ide, dan pembentukan kemitraan internasional lintas disiplin. Prof. Slamin ajak peserta aktif berdiskusi dan menjalin koneksi. Continue reading →

01Sep/25

Melalui Forum IC2MS 2025, Jurusan Kimia FMIPA Tegaskan Kapasitasnya di Panggung Internasional

Reputasi akademik Jurusan Kimia FMIPA UNEJ di kancah internasional kembali terukir melalui partisipasi aktif pada 7th International Conference on Chemistry and Material Sciences (7th IC2MS) 2025. IC2MS diselenggarakan di Gedung Institute of Business Excellence (IBE), UiTM Shah Alam, Selangor, Malaysia pada 19-20 Agustus 2025 lalu. Mengusung tema “Bridging Disciplines, Advancing Innovation for A Sustainable Future”. IC2MS merupakan kolaborasi strategis Universitas Jember, Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Malang dari Indonesia, serta Universiti Teknologi MARA dari Malaysia. IC2MS diharapkan mampu menjadi jembatan antar disiplin ilmu dan membuka jalan bagi lahirnya inovasi baru yang berorientasi pada pembangunan berkelanjutan.

Tahun ini, Universitas Jember mendelegasikan sepuluh dosen Kimia, bukan hanya sebagai peserta tetapi juga berkontribusi aktif sebagai keynote speaker, invited speaker, oral presenter, dan poster presenter. Rangkaian acara diawali oleh sambutan dari Chairperson IC2MS 2025, Assoc. Prof. Dr. Mohamad Fariz Mohamad Taib. Dalam sambutannya, dikatakan IC2MS tidak hanya berfungsi sebagai mimbar ilmiah, tetapi juga sebagai wahana mempererat persahabatan dan kerja sama internasional. “Kami juga berharap keanggotaan konsorsium dapat diperluas di masa mendatang,” ujarnya seraya menyoroti kehadiran beberapa delegasi dari Thailand sebagai peluang untuk penambahan anggota baru IC2MS. Continue reading →

07Aug/25

Mahasiswa Prodi Magister Fisika FMIPA Lolos Ikuti Female Leadership Camp [in]Visible Power di Rusia

Mila Hidayatul Aula, mahasiswa Program Studi Magister Fisika FMIPA UNEJ berhasil terpilih sebagai penerima beasiswa penuh dalam program bergengsi Female Leadership Camp “[in]Visible Power”. Ajang dunia itu akan digelar pada 21-29 September 2025 di Obninsk dan Moskow, Rusia. “Mahasiswa FMIPA Universitas Jember kembali mencatatkan prestasi membanggakan tingkat internasional di sektor nuklir,” ungkap Prof. Dr. Sutisna, S.Pd., M.Si. Koprodi Magister Fisika FMIPA. Dikatakan, program ini diselenggarakan Rosatom State Corporation untuk mendukung pengembangan kapasitas kepemimpinan perempuan profesional di sektor nuklir dan bidang terkait secara global. Berformat kamp pelatihan insentif, dirancang membantu peserta mengembangkan strategi karier pribadi, memperluas wawasan profesional, dan perkuat koneksi lintas budaya.

Pendaftaran program dibuka mulai awal Juni dan berakhir pada 27 Juni 2025 lalu. Prof. Tisna ceritakan pelamar program harus mengikuti seleksi yang sangat ketat. “Dimulai pengisian formulir, melampirkan esai motivasi, hingga latar belakang profesional.” ujarnya. Panitia melakukan proses seleksi terhadap lebih dari 220 aplikasi yang masuk dari lebih dari 20 negara. Seleksi dilakukan melalui penilaian esai motivasi dan latar belakang profesional. “Alhamdulilah dari jumlah tersebut, terpilih 50 peserta terbaik, dan 10 di antaranya dianugerahi beasiswa penuh, termasuk mahasiswa kami Magister Fisika FMIPA UNEJ,” pungkasnya. Continue reading →

14Jul/25

Mahasiswa Fisika FMIPA Universitas Jember Kunjungi Fasilitas Nuklir BRIN di Yogyakarta

Mahasiswa Program Studi Sarjana Fisika Universitas Jember melakukan kunjungan akademik ke fasilitas nuklir milik Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang terletak di Kawasan Sains dan Teknologi (KST) Ahmad Baiquni, Yogyakarta. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 9 Juli 2025 yang lalu diawali jam 08.00 hingga 16.00 WIB. Diikuti oleh 22 mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Himpunan Mahasiswa Fisika Vektoris (HIMAFI) dan Nuclear Physics Club (NPC) dan 2 orang dosen Fisika sebagai pembina.

Kunjungan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman langsung kepada mahasiswa mengenai penerapan ilmu fisika, khususnya di bidang ketenaganukliran. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat kerja sama antara Universitas Jember dan Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN). Rombongan mahasiswa didampingi oleh dua dosen pembina, yaitu Dr. Ratna Dewi Syarifah dan Nindha Ayu Berlianti, M.Si. Mereka disambut oleh tim BRIN, yang kemudian memandu jalannya kunjungan ke beberapa fasilitas riset utama. Continue reading →

14Jul/25

Dr. Lutfi Rohman Jelaskan Penyebab Suhu Dingin Landa Jember Hingga Ganggu Aktifitas Warga

Suhu udara yang tidak biasa dirasakan warga Kabupaten Jember dalam beberapa hari terakhir. Suhu udara tercatat turun drastis hingga mencapai 19 derajat Celsius pada pagi hari. Fenomena suhu dingin ini membuat aktivitas sehari-hari warga menjadi terganggu. Menanggapi fenomena ini, Dr. Luffi Rohman, Dosen Pengajar S2 Fisika FMIPA UNEJ katakan penyebab suhu dingin karena dua faktor utama. Yakni posisi bumi yang sedang berada pada titik aphelion (titik terjauh dari matahari) dan curah hujan yang masih cukup tinggi. “Ketika bumi berada di titik aphelion, maka jarak antara bumi dan matahari mencapai titik maksimum, sehingga radiasi matahari yang diterima lebih sedikit. Di sisi lain, kelembaban yang tinggi akibat hujan juga memperkuat efek pendinginan di permukaan,” jelasnya.

Dijelaskan, Aphelion adalah salah satu titik dalam orbit elips bumi mengelilingi matahari, di mana jarak bumi dan matahari mencapai sekitar 152 juta kilometer, dibandingkan dengan titik perihelion (jarak terdekat) yang hanya sekitar 147 juta kilometer. “Curah hujan yang masih tinggi di wilayah Jember turut meningkatkan kelembaban udara, yang memperkuat efek pendinginan. Kombinasi antara radiasi matahari yang rendah dan kelembaban tinggi menciptakan suhu yang lebih dingin dari biasanya,” lanjut Lutfi. Menurutnya, suhu dingin ini umumnya terjadi pada pertengahan tahun dan merupakan fenomena alam yang wajar, namun tetap perlu diwaspadai dampaknya terhadap kesehatan masyarakat. Continue reading →