Perwakilan Fisika FMIPA UNEJ Ikuti International PHITS Workshop and Tutorial 2026 di Bali, Perkuat Kompetensi Fisika Medis

Perwakilan Program Studi Fisika, FMIPA UNEJ berpartisipasi dalam International PHITS Workshop and Tutorial 2026 yang diselenggarakan di Universitas Udayana, Denpasar, Bali. Workshop internasional hasil kolaborasi Japan Atomic Energy Agency (JAEA), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), dan Universitas Udayana ini sarana berbagi ilmu perkembangan teknologi simulasi radiasi dan inovasi terapi kanker berbasis perangkat lunak Particle and Heavy Ion Transport code System (PHITS). Pakar dunia hadir, di antaranya Prof. Tatsuhiko Sato pengembang PHITS dan Dr. Yoshihito Kameda dari Sumitomo Heavy Industries, Ltd., serta diikuti peserta dari berbagai negara.

Keikutsertaan perwakilan Fisika FMIPA UNEJ merupakan upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang fisika medis dan teknologi nuklir sebagai persiapan pembukaan prodi baru di FMIPA. Peserta memperoleh pemahaman mendalam mengenai pemanfaatan PHITS untuk simulasi radiasi, dosimetri, serta pengembangan Boron Neutron Capture Therapy (BNCT) sebagai salah satu teknologi terapi kanker yang tengah berkembang di dunia. Selain mengikuti sesi ilmiah, peserta juga berkesempatan berdiskusi langsung dengan para peneliti internasional mengenai peluang kolaborasi riset dan pengembangan inovasi di Indonesia.

Salah satu perwakilan Fisika FMIPA UNEJ ungkapkan bahwa pengalaman mengikuti workshop ini memberikan wawasan baru mengenai implementasi teknologi komputasi dalam penelitian kesehatan. “Materi yang disampaikan langsung oleh para pengembang PHITS memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai simulasi transport partikel untuk aplikasi medis. Selain meningkatkan kompetensi teknis, kegiatan ini juga membuka peluang kolaborasi riset dengan berbagai institusi internasional yang memiliki fokus pada fisika medis dan terapi kanker,” ujarnya.

Workshop ditutup dengan sesi praktik penggunaan perangkat lunak PHITS yang dipandu langsung oleh Prof. Tatsuhiko Sato. Peserta mempelajari penyusunan input dan output simulasi, teknik pemrograman dasar, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan sebagai pendukung proses analisis dan penyelesaian kendala dalam pemodelan simulasi. Melalui keikutsertaan dalam forum ilmiah internasional ini, FMIPA UNEJ berharap dapat terus memperkuat budaya riset, meningkatkan kualitas pembelajaran, serta memperluas jejaring kerja sama internasional dalam pengembangan ilmu fisika dan teknologi kesehatan.