Jurusan Kimia FMIPA UNEJ buka ruang berbagi keilmuan bersama akademisi internasional melalui penyelenggaraan Guest Lecture secara hybrid (16/10). Bertajuk “Synthetic Chemistry: Driving Innovation in Drug Discovery and Pharmaceutical Development“. Kegiatan yang merupakan bagian dari Program Diaspora Berdampak Tahun 2026, hadirkan ChM Dr. Agustono Wibowo dari Universiti Teknologi MARA (UiTM), Malaysia, sebagai pemateri. Peserta, khususnya mahasiswa Jurusan Kimia berkesempatakan menambah wawasan terkini mengenai peran kimia sintesis dalam pengembangan obat dan industri farmasi.
Guest Lecture dibuka oleh Wakil Dekan I FMIPA UNEJ, Prof. Dra. Hari Sulistiyowati, M.Sc., Ph.D. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan kuliah tamu internasional merupakan kesempatan berharga bagi peserta untuk belajar langsung dari akademisi yang memiliki pengalaman dan rekam jejak penelitian di tingkat global. “Ikuti acara ini secara optimal dengan aktif berdiskusi, menggali pengalaman, serta memperluas wawasan mengenai perkembangan ilmu kimia yang kini semakin berorientasi pada inovasi dan kolaborasi internasional,” ujarnya didampingi Ketua Jurusan Kimia FMIPA Prof. Dr. Anak Agung Istri Ratnadewi, S.Si., M.Si.
Pada sesi materi, ChM Dr. Agustono Wibowo memaparkan bagaimana kimia sintesis menjadi fondasi penting dalam proses drug discovery and pharmaceutical development. Dijelaskan tahapan penemuan senyawa aktif dari bahan alam, proses pengembangan kandidat obat, hingga penerapan computational chemistry dan machine learning dalam merancang katalis baru yang lebih efisien. “Pemanfaatan pendekatan komputasi, termasuk Density Functional Theory (DFT), mampu meningkatkan efisiensi desain ligan, mempercepat optimasi reaksi,” jelasnya. Lebih jauh dikatakan, penerapannya mampu mendukung prediksi karakteristik senyawa sehingga proses pengembangan obat menjadi lebih cepat, akurat, dan hemat sumber daya. Guest Lecture dimoderatori oleh Ana Yulvia, S.Si.,M.Si.
Disela sampaikan materi, ChM Dr. Agustono Wibowo juga ajukan beberapa pertanyaan kepada peserta dengan hadiah menarik darinya. Ketua Jurusan Kimia FMIPA UNEJ Prof. Dr. Anak Agung Istri Ratnadewi usai cara katakan komitmennya dalam mendukung internasionalisasi pendidikan tinggi sekaligus memperkuat budaya riset yang adaptif terhadap perkembangan sains dan teknologi. “Adanya Program Diaspora Berdampak Tahun 2026 diharapkan mampu buka peluang kolaborasi riset, pertukaran pengetahuan, serta pengembangan inovasi untuk kemajuan ilmu kimia khususnya, juga industri farmasi, dan kesehatan masyarakat,” ungkapnya.




